Tampilkan postingan dengan label Beasiswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beasiswa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Oktober 2010

Buat yang Ingin melanjutkan melanjutkan Studi di Jerman

Persiapan Bahasa Jerman

Calon mahasiswa yang ingin belajar di Jerman untuk jenjang S1 harus memiliki Zertifikat Deutsch (ZD). Ini bisa diperoleh dengan melalui kursus-bahasa Jerman kurang lebih selama 6 bulan intensiv untuk mendapatkan materi: Grundstufe-1, Grundstufe-2 dan Grundstufe-3 dan selanjutnya menempuh ujian ZD. Beberapa universitas di Jerman meminta persyaratan lebih tinggi, yaitu lulus ujian Mittelstufe-1, yaitu tingkat kemampuan bahasa menengah atau dalam level kursus bahasa Inggris sering disebut Intermediate Level. Kursus Mittelstufe-1 ini dijalani kurang lebih selama 2 bulan.Untuk jenjang S2 dan S3 terdapat banyak universitas yang menawarkan program bahasa Inggris. Pada umumnya meminta syarat skor TOEFL sebesar 500/550 (paper-based) atau skor IELTS sebesar 5.5/6.0.

Untuk program S2 yang menggunakan bahasa pengantar bahasa Jerman pelajar dipersyaratkan kemampuan bahasa Jerman yang lebih tinggi, yaitu harus lulus ujian Deutsche Sprachpr?fung f?r den Hochschulzugang (DSH).

Syarat-syarat S1

Syarat-syarat bagi lulusan SLTA yang ingin kuliah 1 di Jerman:

Syarat-syarat Umum:

  1. Lulus SLTA, baik bagi yang belum pernah kuliah maupun yang pernah kuliah
  2. Pelajar yang memiliki prestasi bagus akan lebih mudah untuk mendapatkan universitas di Jerman.
  3. Memiliki keinginan kuat untuk belajar, bersemangat baja, dan tekun.
  4. Memiliki kemauan untuk bekerja keras dan memiliki mental untuk bersikap mandiri.
  5. Memiliki dana cukup memadai. (lihat bagian ?Persiapan dana yang dibutuhkan?, ?Biaya Hidup di Jerman? dan ?Peluang Kerja Sambil Kuliah?)
  6. Mengurus visa student di kedutaan Jerman di Jakarta / Konsulat Jendral Jerman di kota-kota lain.
Dokumen yang Akan Diperlukan untuk Pengurusan Visa dan Pendaftaran Studi
  1. Fotokopi legalisir Ijazah SLTA yang diterjemahkan dalam bhs Jerman
  2. Fotokopi legalisir rapor SLTA klas 3 cawu 1,2 dan 3 yang diterjemahkan dalam bhs Jerman.
  3. Fotokopi legalisir NEM SLTA yang diterjemahkan dalam bhs Jerman.
Ket.: dokumen no 1,2 dan 3 di selanjutnya harus dibawa ke Kedutaan Jerman di Jakarta / Konsulat Jendral Jerman di kota-kota lain untuk dilegelasir lagi.

4. Paspor
5. Surat keterangan sehat dari dokter RS atau dokter umum dalam bahasa Inggris atau Jerman.
6. Surat Jaminan Keuangan dari sebuah Bank di Indonesia. Jumlah uang jaminan yang diminta oleh Kedutaan untuk saat ini adalah sebesar Rp65 juta.
7. Dokumen lain yang mungkin diperlukan sebagaimana diminta oleh pihak Kedutaan.
8. Calon mahasiswa S1 harus mengikuti persiapan bahasa Jerman. (lihat juga bagian ?Persiapan Bahasa Jerman?).

Syarat-syarat S2

Syarat-syarat bagi lulusan S1 yang ingin kuliah S2 di Jerman:

Syarat-syarat Umum :

1. Lulusan S1, baik yang baru lulus maupun yang sudah memiliki pengalaman kerja.
2. Memiliki keinginan kuat untuk belajar, bersemangat baja, dan tekun.
3. Memiliki kemauan untuk bekerja keras dan memiliki mental untuk bersikap mandiri.
4. Memiliki dana cukup memadai. (lihat bagian ?Persiapan dana yang dibutuhkan?, ?Biaya Hidup di Jerman? dan ?Peluang Kerja Sambil Kuliah?)
5. Mengurus visa student di kedutaan Jerman di Jakarta / Konsulat Jendral Jerman di kota-kota lain.

Dokumen yang Akan Diperlukan untuk Pengurusan Visa dan Pendaftaran Studi

6. Fotokopi legalisir Ijazah SLTA yang diterjemahkan dalam bhs Jerman
7. Fotokopi legalisir Ijazah dan Transkrip S1yang diterjemahkan dalam bhs Jerman atau bahasa Inggris.

Ket.: dokumen no 1 dan 2 di selanjutnya harus dibawa ke Kedutaan untuk dilegelasir lagi.

8. Paspor
9. Surat keterangan sehat dari dokter RS atau dokter umum dalam bahasa Inggris atau Jerman.
10. Surat Jaminan Keuangan dari sebuah Bank di Indonesia. Jumlah uang jaminan yang diminta oleh Kedutaan untuk saat ini adalah sebesar Rp65 juta.
11. Dokumen lain yang mungkin diperlukan sebagaimana diminta oleh pihak Kedutaan.
12. Bagi yang ingin mengambil S2 dalam bahasa Inggris diperlukan TOEFL minimal 500 paper-based atau computer-based atau IELTS minimal 5.5 Bagi yang ingin mengambil S2 dalam bhs Jerman harus mengikuti persiapan bahasa Jerman. (lihat juga bagian ?Persiapan Bahasa Jerman?)

Syarat-syarat S3

Syarat-syarat bagi lulusan S2 yang ingin mengambil program Doktor di Jerman:

Syarat-syarat Umum:

1. Lulusan S2, baik yang baru lulus maupun yang sudah memiliki pengalaman kerja.
2. Memiliki keinginan kuat untuk belajar, bersemangat baja, dan tekun.
3. Memiliki kemauan untuk bekerja keras dan memiliki mental untuk bersikap mandiri.
4. Memiliki dana cukup memadai. (lihat bagian ?Persiapan dana yang dibutuhkan?, ?Biaya Hidup di Jerman? dan ?Peluang Kerja Sambil Kuliah?)
5. Mengurus visa student di kedutaan Jerman di Jakarta / Konsulat Jendral Jerman di kota-kota lain.

Dokumen yang Akan Diperlukan untuk Pengurusan Visa dan Pendaftaran Studi

6. Fotokopi legalisir Ijazah SLTA yang telah diterjamahkan dalam bahasa Jerman
7. Fotokopi legalisir Ijazah dan Transkrip S1 yang telah diterjemahkan dalam bahasa Jerman atau Inggris.
8. Fotokopi legalisir Ijazah dan Transkrip S2 yang telah diterjemahkan dalam bahasa Jerman atau Inggris.

Ket.: dokumen no 1,2 dan 3 di selanjutnya harus dibawa ke Kedutaan Jerman di Jakarta / Konsulat Jendral Jerman di kota-kota lain untuk dilegelasir lagi.

9. Paspor
10. Surat keterangan sehat dari dokter RS atau dokter umum dalam bahasa Inggris atau Jerman.

16. Surat Jaminan Keuangan dari sebuah Bank di Indonesia. Jumlah uang jaminan yang diminta oleh Kedutaan untuk saat ini adalah sebesar Rp65 juta.
17. Dokumen lain yang mungkin diperlukan sebagaimana diminta oleh pihak Kedutaan.
18. Bagi yang ingin mengambil S3 dalam bahasa Inggris diperlukan TOEFL minimal 500 paper-based atau computer-based atau IELTS minimal 5.5 Bagi yang ingin mengambil S2 dalam bhs Jerman harus mengikuti persiapan bahasa Jerman. (lihat juga bagian ?Persiapan Bahasa Jerman?)

Keterangan:

Gi.net berlaku sebagai konsultan dan bisa memberikan informasi dan konsultasi dalam rangka memperoleh kesempatan program S3 (promosi Doktor).

Peluang Kerja Sambil Kuliah

Calon mahasiswa diharapkan mampu belajar tekun dan keras. Dengan asumsi optimis, dalam waktu kurang dari satu tahun ybs. bisa lulus test Studiencollege (untuk S1) atau sudah mendapatkan tempat di universitas (untuk S2 dan S3). Sesudah menjadi mahasiswa Studiencollege atau Universitas, ybs. akan memperoleh ijin kerja sampai dengan 80 jam per bulan. Secara umum di Jerman peluang untuk kerja sambil kuliah cukup besar dengan gaji kurang lebih EUR 8 per jam, dengan penghasilan bisa mencapai EUR500 per bulan. Tentu saja mencari pekerjaan sampingan ini menjadi tanggung jawab pribadi mahasiswa ybs. Gi.net bisa memberikan konsultasi tentang peluang mendapatkan pekerjaan dan cara-cara mendapatkan ijin kerja dari kantor tenaga kerja (Arbeitsamt).

Sekilas tentang Sistem Pendidikan di Jerman

Sistem pendidikan di Jerman yang berlaku secara umum untuk orang Jerman bisa dijelaskan kurang lebih sebagai berikut:

1. Sekolah Dasar dan Menengah

12 tahun sekolah + 1 tahun wajib militer / wajib dinas sosial ? total 13 tahun.

2. Pendidikan Tinggi

Untuk pendidikan tinggi ini pelajar diarahkan untuk mengambil salah satu dari tiga kemungkinan di bawah ini, sesuai dengan prestasi dan pilihan bidang masing-masing.

a. Pendidikan keahlian (Ausbildung); Lama studi kurang lebih 2 tahun.

b. Fachhochschule (Sekolah Tinggi Kejuruan); Cocok untuk mereka yang ingin cepat terjun ke dunia industri atau bidang kerja lain. Gelar yang diperoleh adalah Dipl-FH; Setara dengan S1; Lama studi secepat-cepatnya 8 semester

c. Universit?t (Universitas); Bila diselesaikan sampai dengan Dipl-2 maka setara dengan S2 dan lama studi secepat-cepatnya 12 semester.

Studiencollege (Studcol)

Sebagaimana dijelaskan, lama studi pendidikan dasar dan menengah di Jerman adalah 13 tahun, yang berarti satu tahun lebih lama daripada di Indonesia dan negara-negara Asia pada umumnya, dan negara-negara lain. Dengan demikian pemerintah Jerman menerapkan peraturan bagi pelajar asing (Auslander) untuk wajib mengikuti pendidikan pra universitas selama satu tahun yang disebut dengan Studiencollege (Studcol).

Untuk bisa masuk Studiencollege, calon mahasiswa harus lulus ujian masuk yang diselenggarakan (Aufnahme Pr?fung). Materi ujian masuk ini terutama adalah bahasa Jerman. Pada beberapa tempat juga terdapat materi Matematika. Di sebagian kecil tempat lain juga terdapat materi Fisika.

Sumber : Asnawi Manaf PhD di http://www.scholarzip.com/beasiswa.html

Kamis, 26 Maret 2009

Beasiswa Depdiknas Bagi Dosen S2 dan S3 Luar Negeri Tahun 2009

Direktorat Ketenagaan Ditjen Pendidikan Tinggi membuka pendaftaran beasiswa S2 dan S3 luar negeri untuk tahun 2009, bagi dosen tetap PTN, dosen DPK dan dosen tetap PTS di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional. Beasiswa untuk program S2 selama 2 tahun, dan program S3 selama 3 tahun.
Dalam rangka peningkatan mutu dosen, Direktorat Ketenagaan Ditjen Pendidikan Tinggi membuka pendaftaran beasiswa S2 dan S3 luar negeri untuk tahun 2009, bagi dosen tetap PTN, dosen DPK dan dosen tetap PTS di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional. Beasiswa untuk program S2 selama 2 tahun, dan program S3 selama 3 tahun.
Pendaftaran dan seleksi dilakukan dalam 3 tahap:
- Tahap I: pendaftaran ditutup tanggal 28 November 2008, dan seleksi direncanakan pada bulan Desember 2008;
- Tahap II: pendaftaran ditutup tanggal 27 Februari 2009, dan seleksi direncanakan pada bulan Maret 2009;
- Tahap III: pendaftaran ditutup tanggal 29 April 2009, dan seleksi direncanakan pada bulan Mei 2009.
Setiap pelamar melengkapi:
1. Form A dari Direktorat Ketenagaan Ditjen Pendidikan Tinggi yang telah diisi;
2. Letter of Acceptance dari perguruan tinggi yang terakreditasi;
3. Fotocopy ijasah S1 bagi pelamar jenjang S2 dan S2 bagi pelamar jenjang S3;
4. Bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL/IELTS), Jerman, Perancis, Jepang atau bahasa lain, sesuai tempat studi (tidak lebih dari dua tahun terakhir);
5. Khusus untuk pelamar S3 melampirkan rencana riset yang telah disetujui calon pembimbing di luar negeri;
6. Surat pengantar dari pimpinan perguruan tinggi.
Bagi mereka yang sedang studi di luar negeri, pendaftaran dilakukan melalui perguruan tinggi tempat bekerja (diberi pengantar oleh pimpinan perguruan tinggi, baik secara individual atau kolektif), dengan kelengkapan:
1. Seperti butir 1, 3 dan 4 tersebut di atas;
2. Laporan kemajuan studi yang diketahui/disahkan oleh pembimbing
3. Rencana penyelesaian studi.
Bagi pelamar beasiswa tahun 2008 yang belum mendapatkan beasiswa, perlu memperbaharui lamaran dengan kelengkapan:
1. Form A dari Direktorat Ketenagaan Ditjen Pendidikan Tinggi yang telah diisi dengan data terbaru;
2. Kelengkapan lain sesuai dengan posisi masing-masing (masih belum berangkat atau sedang studi di luar negeri) yang pada tahun 2008 belum atau kurang lengkap. Untuk memudahkan, diharapkan mengirim copy baru dari kelengkapan tersebut.
Berkas pendaftaran dikirim ke alamat:
Direktur Ketenagaan
Gedung D Lantai 5 Komplek Depdiknas
Jalan Jenderal Soedirman Pintu I - Senayan, Jakarta 10270
Telp./Faks : (021) 57946052/53
Demikian atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
a.n. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi
Direktur Ketenagaan
Ttd
Muchlas Samani
NIP. 130516386

Rabu, 25 Maret 2009

FULBRIGHT

FULBRIGHT
PROGRAMS FOR 2009 - 2010 STUDY YEAR
AMERICAN INDONESIAN EXCHANGE FOUNDATION (AMINEF)

FULBRIGHT PROGRAMS
The American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF), established in 1992, is a bi-national non-profit foundation that administers the Fulbright Program in Indonesia. Fulbright and related programs through AMINEF annually award more than 160 scholarships to Americans and Indonesians to study, teach, or conduct original research in a variety of disciplines. Please consult the AMINEF website (www.aminef.or.id) or periodic announcements and leaflets for specific program requirements, criteria for selection, and application deadlines. Grants are competitive, comprehensive, and generally cover tuition and fees, textbook allowance, monthly maintenance, international airfare, and health insurance.

PROGRAMS FOR INDONESIANS

General Program Description

The American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) annually offers Fulbright scholarships to study in the United States. The primary focus of the Fulbright Program in Indonesia is to promote mutual understanding between the Republic of Indonesia and the United States of America through educational exchange and academic scholarship. Fulbright scholarships are available to Indonesian citizens with the appropriate qualifications as stipulated in the program descriptions listed below.

General Requirements for All Programs :
•Leadership qualities
•A good understanding of Indonesian and international cultures
•A demonstrated commitment to the chosen field of study
•A willingness to return to Indonesia upon completion of the Fulbright program.

Please note : Clear and concise written a Study Objectives and Research Proposals are extremely important factors in being considered for all Fulbright Programs.

Important Required Testing Information

Degree student candidates must take the Graduate Record Examination (GRE for all fields except Law and Business) or Graduate Management Admission Test (GMAT for business administration, finance, accounting) if they are selected. It is recommended that applicants begin to familiarize themselves with the above test.

Fulbright Student Program Alumni
Fulbright student program alumni are not eligible to apply to get a second student grant.

MASTER’S DEGREE PROGRAMS

Fulbright Master’s Degree Program
Preference will be given to applicants who serve as faculty members of state or private institutions of higher education in Indonesia. However, all qualified individuals are eligible to apply.

Applicants will possess:
•A Sarjana (S1) degree with a minimum GPA of 3.00 (4.00 scale)
•A minimum TOEFL score of 550

Deadline: May 31, 2009

Fulbright-Freeport Master’s Degree Program
Preference will be given to Indonesian citizens from Papua who are faculty members at state or private institutions of higher education.

Applicants will possess:
•Sarjana (S1) degree with a minimum GPA of 3.00 (4.00 scale)
•A demonstrated commitment to the development and service of Papua
•A minimum TOEFL score of 500

Deadline: May 31, 2009

Ph.D. PROGRAM

Fulbright Presidential Scholarship Program (Ph.D. Program)

This open competition is for applicants who serve or plan to serve as faculty members of state or private institutions of higher education in Indonesia.

Applicants will possess:
•Master’s degree with a minimum GPA of 3.00 (on a 4.00 scale)
•A determination to take up academic positions in higher education upon their return
•A minimum TOEFL score of 575. A score of 550 will be considered for certain fields

Deadline: May 31, 2009

RESEARCH PROGRAM

Fulbright Doctoral Dissertation Research Program

This research grant is intended to provide U.S. research opportunities to Indonesian university doctoral candidates who are in the final stages of writing their dissertation. The grant duration is for a period of three to six months. Applicants should have a minimum TOEFL score of 575 to participate in this program.

Deadline: May 31, 2009

OTHER PROGRAMS

Hubert H. Humphrey Fellowship Program for Mid-Career Professionals

Hubert H. Humphrey fellowships enable Indonesian mid-career professionals to participate in non-degree programs that combine academic coursework at the graduate level with professional development activities in the U.S. for a perioed of one academic year (9 months). Candidates are typically administrators in leadership positions with a minimum of five years of work experience who represent either the public or non-profit private sectors, including Non-Governmental Organizations (NGO’s) who are committed to public service.

Applicants will possess:
•Sarjana (S1) degree with a minimum GPA of 2.75 (4.00 scale)
•A minimum TOEFL score 525.

Deadline: May 31, 2009

Fulbright Visiting Specialist Program

The Fulbright Visiting Specialists Program provides grants for Indonesian scholars and practitioners to conduct intensive three to six week programs of teaching, lecturing and public outreach on topics in Islamic civilization and developments in the Muslim world. Ideal applicants are scholars or practitioners with outstanding records of academic, professional, community service, the ability to address topics in Islamic civilization in addition to teaching in their own disciplines and about Indonesia, the ability to communicate effectively and diplomatically in English and the desire to serve as a cultural ambassador. The program does not support research and provides no time for the participants to pursue personal projects. Participants may be in fields of Islamic and area studies, political science, international relations, business and economics, history, women’s studies, journalism, sociology, religion, literature, anthropology, and the arts.

Deadline: May 31, 2009

International Fulbright Science and Technology Award for Ph.D. Study

The AMINEF is pleased to announce the availability of approximately 40 awards to be competed worldwide under the aegis of International Fulbright Science and Technology Award for Ph.D. study at top U.S. institutions in science, technology, or engineering for the 2008 - 2009 academic year matriculants. Fulbright scholarships for this particular program are available to Indonesian citizens with the appropriate qualifications as stipulated below.

Applicants will possess:
•A Bachelor and/or Master’s degree with a minimum GPA of 3.0 (on a 4.00 scale)
•Undergraduate students who will complete the degree before August 1, 2008 may also apply
•A minimum TOEFL score of 580 at the time of application
•A minimum GRE quantitative score of 700 (GRE test will be required if selected for nomination)

Deadline: April 15, 2009

FULBRIGHT FOREIGN LANGUAGE (BAHASA INDONESIA)TEACHING ASSISTANT (FLTA) PROGRAM

Applicants must be English language teachers or currently in training to become an English language teacher and must be able to demonstrate a commitment to English language teaching upon return to Indonesia following the award. The program is for one academic year (9 months) and requires the grantee to teach Indonesian language and culture in the U.S. for 20 hours per week and to enroll in at least two U.S. Studies and/or ESL methodology classes per semester under a full tuition waiver.

Applicants who are no older than 29 years of age at the time of application will possess:
•a Sarjana (S1) degree with a minimum GPA of 3.0 (4.00 scale)
•a minimum TOEFL score of 550.

Deadline: May 16, 2009

Priority Disciplines

Fulbright Programs : All disciplines and fields of study are eligible for a Fulbright award as indicated. The Fulbright Program is eligible in some programs to sponsor foreign medical doctors only, if they are engaged in observation and research, NOT in patient care or medical training.

The Hubert H. Humphrey Fellowship Program for Mid-Career Professionals : Agricultural Development/Agricultural Economics; Communications/Journalism; Economic Development; Administration; Technology Policy and Management; Public Policy Analysis and Public Health Policy and Management (including HIV/AIDS policy and prevention; drug abuse education, treatment, and prevention. Researchers, treatment providers, prevention specialists, and program planners at governmental or non-governmental organizations will also be considered for this award).

HOW TO APPLY
Candidates should complete the appropriate application forms and return them to AMINEF by the application deadline. Forms are available either by mail, in person at the AMINEF Office, Gedung Balai Pustaka, 6th floor, Jl. Gunung Sahari Raya 4, Jakarta 10720, or via the AMINEF Website at the following URL: www.aminef.or.id. Please return to AMINEF your complete application package by the application deadline that includes : - Completed application form. This includes a clearly written and concise study objective. - Copy of your most recent, less than two years old, TOEFL score report. - One letter of reference, either from your current employer or previous lecturer. - Copy of academic transcript and diploma (English translation). - Copy of identify document (KTP or passport).

CONTACT INFORMATION
Specific questions regarding the application process are accepted via e-mail at the following address : infofulbright_ind-at-aminef.or.idThis e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

The PDF form can be downloaded here:

* 2010 Fulbright Application Form
* 2010 Humphrey Letter of Reference
* FLTA Reference Letter
* Fulbright Reference Letter

Followers

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes